Google Play
  • Tim Yulo
  • 17 Februari 2025

Mitos atau Fakta Seputar Mencuci Pakaian: Mana yang Benar?

Sebagian besar orang mencuci pakaian setiap hari, namun ada banyak mitos seputar proses mencuci yang bisa menyesatkan. Beberapa di antaranya telah diwariskan dari generasi ke generasi tanpa kita ketahui kebenarannya.

Sebagian besar orang mencuci pakaian setiap hari, namun ada banyak mitos seputar proses mencuci yang bisa menyesatkan. Beberapa di antaranya telah diwariskan dari generasi ke generasi tanpa kita ketahui kebenarannya. Untuk membantu Anda mencuci dengan lebih efektif dan efisien, artikel ini akan mengupas berbagai mitos dan fakta seputar mencuci pakaian.

Banyak Deterjen Meningkatkan Kebersihan Pakaian

Banyak Deterjen Meningkatkan Kebersihan Pakaian

Faktanya, hasil terbaik diperoleh dengan mengikuti takaran yang disarankan. Penggunaan deterjen berlebihan dapat meninggalkan residu sabun pada pakaian dan mesin cuci, yang dapat menyebabkan iritasi kulit serta membuat pakaian terasa kaku.

Mencuci dengan Air Panas Selalu Lebih Baik

Mencuci dengan Air Panas Selalu Lebih Baik

Faktanya, air panas dapat membunuh bakteri dan menghilangkan noda minyak, tetapi beberapa jenis pakaian seperti wol, sutra, dan beberapa pakaian berwarna tidak cocok untuk dicuci dengan air panas. Mencuci pakaian yang rentan terhadap suhu tinggi, sebaiknya tetap menggunakan air dingin atau suhu ruangan.

Satu-satunya Cara Menghilangkan Noda adalah Pemutih

Satu-satunya Cara Menghilangkan Noda adalah Pemutih

Faktanya, meskipun pemutih dapat menghilangkan noda pada pakaian putih dengan baik. Ada beberapa metode yang lebih aman untuk menghilangkan noda, terutama pada pakaian berwarna. Misalnya, perasan lemon, cuka, dan soda kue dapat digunakan sebagai pengganti yang lebih ramah lingkungan dan tidak merusak kain.

Mesin Cuci Bisa Bekerja Secara Otomatis Tanpa Perawatan

Mesin Cuci Bisa Bekerja Secara Otomatis Tanpa Perawatan

Faktanya, mesin cuci harus dibersihkan secara teratur untuk menjaga kinerjanya tetap baik. Kotoran, sisa deterjen, dan jamur dapat menumpuk di dalam mesin cuci, ini bisa menyebabkan bau yang tidak sedap dan menurunkan kinerja pencucian. Bersihkan mesin cuci dengan campuran cuka dan air panas setidaknya sekali dalam sebulan.

Baca juga: Jejak Sejarah Mesin Cuci dari Manual Hingga Elektronik Modern

Mesin Pengering Bisa Mengeringkan Semua Pakaian

Mesin Pengering Bisa Mengeringkan Semua Pakaian

Faktanya, jangan keringkan semua jenis pakaian dalam mesin pengering. Kain seperti wol dan sutra bisa menyusut atau rusak jika terkena panas tinggi. Baca label perawatan pakaian sebelum mengeringkannya.

Pelembut Pakaian Selalu Dibutuhkan

Pelembut Pakaian Selalu Dibutuhkan

Faktanya, pelembut pakaian membuat pakaian terasa lebih lembut dan wangi, tetapi tidak selalu diperlukan. Beberapa jenis kain seperti handuk dan pakaian olahraga justru lebih baik tanpa pelembut karena bisa mengurangi daya serap dan efektivitas kain dalam menyerap keringat.

Menggosok dengan Keras Bisa Menghilangkan Noda Lebih Cepat 

Menggosok dengan Keras Bisa Menghilangkan Noda Lebih Cepat 

Faktanya, mengucek pakaian terlalu keras bisa merusak serat kain dan membuatnya lebih cepat aus. Sebaiknya, tepuk noda dengan lembut dengan larutan pembersih dan biarkan deterjen bekerja sebelum mencucinya.

Semua Pakaian Harus Dicuci Setelah Dipakai

Semua Pakaian Harus Dicuci Setelah Dipakai

Faktanya, tidak semua pakaian seperti jaket, celana jeans, dan pakaian luar lainnya harus dicuci setelah sekali pakai. Pakaian tidak boleh dicuci terlalu sering karena dapat membuatnya rusak dengan cepat. Sebaiknya cuci hanya jika benar-benar kotor atau berbau.

Deterjen Bisa Diganti dengan Cuka

Deterjen Bisa Diganti dengan Cuka

Faktanya, cuka dapat melembutkan kain dan menghilangkan bau, tetapi tidak cukup kuat untuk membersihkan kotoran dan noda seperti deterjen. Sebaiknya gunakan cuka sebagai tambahan dalam pencucian, bukan sebagai pengganti deterjen.

Baca juga: 5 Bahan Alami Untuk Merawat Pakaian Putih!

Lebih Baik Menjemur di Bawah Sinar Matahari Langsung

Lebih Baik Menjemur di Bawah Sinar Matahari Langsung

Faktanya, sinar matahari bisa membunuh bakteri dan menghilangkan bau, tetapi paparan langsung ke matahari dapat memudarkan warna pakaian. Untuk menjaga warnanya tetap awet, lebih baik jemur pakaian di tempat yang teduh.

Baca juga: Musim Hujan? Pakai Tips Mencuci Pakaian Ini!

Banyak orang yang masih mempercayai mitos tentang mencuci pakaian. Namun, dengan mengetahui informasi yang sebenarnya, kita dapat mencuci pakaian dengan lebih efisien, menjaga kualitas pakaian, dan menghemat sumber daya seperti deterjen dan air. Agar pakaian tetap awet dan bersih, pastikan untuk membaca label perawatan pakaian dan menggunakan metode pencucian yang sesuai.

Bagikan Berita